Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts

Wednesday, June 5, 2013

Cara Mengatasi Error HRESULT 0xc8000222 Pada Saat Install .Net


Cara Mengatasi Error HRESULT 0xc8000222 Pada Saat Install .Net - Kemarin, waktu saya install .NET Framework versi 45 pada windows 7 32bit, saya mendapatkan notifikasi Error HRESULT 0xc8000222. Jujur, saya tidak terlalu mengerti tentang komputer. Jadi, pada saat  saya mendapatkan notifikasi tersebut, saya langsung panik. Kemudian saya langsung browsing, cari-cari info mengenai Error HRESULT 0xc8000222. Dan akhirnya, saya menemukan solusinya.

Nah, dipostingan ini, saya akan memberikan cara mengatasi Error HRESULT 0xc8000222 pada saat install .NET . Ok. kita langsung saja ke caranya
  1. Masuk ke command prompt(cmd) run as administrator. Klik start >> All Programs >> Accessories >> Klik kanan pada Command Prompt lalu pilih Run as Administrator

  2. Klo sudah terbuka, ketikkan "net stop WuAuServ" (tanpa tanda petik) pada command prompt lalu tekan enter pada keyboard

  3. Jangan tutup command prompt tersebut. Sekarang tekan tombol Windows + R pada keyboard. Nanti akan muncul jendela baru dan ketikkan "%windir%" (tanpa tanda petik) lalu tekan ok

  4. Klo sudah di OK, nanti akan dibawa ke jendela baru. Cari sebuah folder yang namanya "Software Distribution" nah, klo folder nya sudah ketemu, rename folder tersebut menjadi "SDold"

  5. Kembali ke command prompt lagi, ketikkan "net start WuAuServ" kemudian tekan enter pada keyboard

  6. Klo sudah, sekarang, coba install lagi .NET Framework nya :)
  7. Semoga berhasil

Saya sudah mencoba cara ini dan berhasil. Semoga postingan ini bermanfaat. Dan yang pasti selamat mencoba. Jika mengalami kesulitan, silahkan tinggalkan komentar. :)
Read More

Friday, November 16, 2012

Cara Mempercepat Shutdown



kali ini saya ingin membagi tips Windows 7 lagi. Tips kali ini adalah cara mempercepat proses shutdown Windows 7. Dimana kadang-kadang proses shutdown Windows 7 agak terhambat karena adanya sebuah process yang tidak merespon dan tidak bisa berhenti. Sedangkan waktu tunggu agar sebuah process terhenti pada Windows 7 secara default yaitu 12000 milidetik (12 detik). Untuk mempercepat proses shutdown, Anda bisa mengurangi waktu tunggu tersebut melalui Registry windows.

Untuk mengurangi waktu tunggu agar sebuah proses terhenti, seperti yang saya katakan diatas Anda dapat melakukan sedikit perubahan pada Registry windows. Dengan mengurangi waktu tunggu ini maka proses shutdown dapat dipercepat beberapa detik lagi. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Klik Start » Run, ketik regedit dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor.
  2. Pada jendela Registry Editor, buka key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control.
  3. Di sisi jendela sebelah kanan, klik dua kali (double click) valueWaitToKillServiceTimeout untuk mengubah nilainya.
  4. Selanjutnya, di jendela Edit Value, ubah nilai menjadi 2000 (2 detik). Jadi waktu tunggu yang dibutuhkan sebelum sebuah proses yang tidak merespon dihentikan adalah 2 detik.
  5. Terakhir tutup Registry Editor.
Sekian tips mempercepat proses shutdown Windows 7. Tips ini akan mempersingkat proses shutdown Windows 7 Anda sekitar 10 detik.
Read More

Tuesday, November 13, 2012

Kelebihan dan kekurangan Sistem Operasi Windows 8

Kelebihan dan kekurangan Sistem Operasi Windows 8 - Windows 8 Resmi di perkenalkan di jakarta pada 26 Oktober 2012, Nah, berikut ini kami akan berikan Kelebihan dan kekurangan Sistem Operasi Windows 8 yang bisa anda simak langsung


Kelebihan Windows 8

1.Dioptimalisasi untuk layar sentuh
Windows 8, interfacenya yang dijuluki sebagai Metro benar-benar dioptimalkan untuk sentuhan dengan wujud ala interface Windows Phone.

2. Mendukung chip ARM
Windows 8 mendukung perangkat yang memakai infrastruktur chip ARM. Hal ini diharapkan memperluas jangkauan Windows 8 di arena tablet, mengingat kebanyakan tablet yang beredar saat ini memakai chip ARM.

3. Waktu boot yang singkat
Boot Windows 8 dalam demonya hanya berlangsung dalam 8 detik. Sebuah waktu yang jauh lebih singkat dibanding booting di Windows versi sebelumnya.

4. Windows 8 tidak membutuhkan upgrade PC
Microsoft menyatakan komputer yang bisa menjalankan Windows 7 dapat pula menjalankan Windows 8 sehingga user tak perlu upgrade PC. Menurut Microsoft, prosesor Intel Atom dan RAM 1 GB sudah cukup untuk menjalankan OS ini

5. Toko aplikasi Windows Store
Windows 8 akan memiliki toko aplikasi sendiri yang dinamakan Windows Store. Windows Store menyediakan berbagai aplikasi yang dioptimalkan untuk Windows 8.

6. Mendukung NFC (Near Field Communications)
Windows 8 akan mendukung NFC, sebuah teknologi yang kegunaanya antara lain untuk transaksi keuangan digital. Tablet yang memakai Windows 8 pun kemungkinan besar akan otomatis menyertakan fitur ini.

Kekurangan Windows 8

1. Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI.
Developer menemukan adanya pergantian secara terus-menerus yang terjadi antara tile-based Metro UI dan glassy Aero UI. Hal tersebut dinilai tidak masuk akal dan sangat membingungkan. Berpindah dari aplikasi Metro dan aplikasi desktop sangat sulit dilakukan.

2. Tidak ada opsi untuk mengubah tiles menjadi icons.
Ukuran tiles terkecil, tampilannya masih terlalu besar. Saat nantinya kita menginstall banyak aplikasi maka screen Metro akan terlihat semrawut.

3. Sulit berpindah antar screen.
Tidak adanya fungsi Alt-Tab seperti saat bekerja dengan desktop dan keyboard untuk berganti dari satu app ke app yang lain mungkin merupakan hal yang sangat sulit. Sebagai gantinya, di Windows 8 Metro UI kita tidak bisa menggunakan pointer atau finder untuk meletakkan screen di sisi kiri dan melakukan drag. Kedengarannya sangat sepele, tapi masalah akan muncul saat kita bekerja dengan banyak aplikasi. Tidak ada cara cepat dan mudah untuk berganti antar aplikasi. Jika menggerakkan mouse ke arah kiri maka sebuah icon akan pops up. Dan jika tidak tepat maka kita harus klik beberapa kali atau mencoba lagi.

4. Metro multitasking.
Jika sobat menggunakan aplikasi Metro (untuk tablet) di Windows 8, screen akan menampilkan dua aplikasi secara berjajar. Untuk pemula hal itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun bagi advanced user, kemampuan Metro dengan multitasking hanya untuk dua aplikasi merupakan kelemahan yang fatal.

5. Metro.
Metro memang bisa bekerja baik di tablet tapi UI tersebut sangat tidak kompatibel jika digunakan pada desktop. Sulit dilakukan untuk sobat yang menggunakan Notebook. Sehingga secara default Windows 8 tidak mungkin bisa melakukan booting ke Metro UI. Dengan kata lain Microsoft perlu memberikan kill-switch untuk mematikan Metro UI.

6. konten Flash di Tablet PC.
Ternyata Microsoft memang sengaja membuat Windows 8 ini tidak bisa mendukung konten Flash di Tablet PC. Alasan Microsoft melakukan hal ini adalah untuk menghemat baterai Tablet. Selain itu juga dapat melindungi privasi Tablet kita dan meningkatkan keamanan. Hal ini dikarenakan pada beberapa aplikasi dan perangkat elektronik lainnya, penggunaan konten Flash justru menyebabkan data rusak atau crash.

Demikian artikel tentang Kelebihan dan kekurangan Sistem Operasi Windows 8 kali ini, semoga bisa bermanfaat...
Read More

Perbedaan Windows 8 dengan Windows 7 (Seven)

Dalam ulasan kali ini saya akan menyuguhkan sebuah perbandingan antar dua sistem operasi terbaru yakni windows 8 dengan windows 7, dari segi tampilan desain dan sebagainya terdapat perbedaan dari kedua sistem operasi ini, hal ini saya kutip dan saya bandingkan dari kedua sistem operasi tersebut dan tentunya dari refrensi lainnya.

Dan berikut perbedaan dari kedua sistem operasi ini :

1. Fitur Layar Sentuh

Perbedaan yang paling mendasar dari Windows 8 dengan Windows 7 adalah adanya fitur layar sentuh. Sebenarnya di Windows 7 sudah ada fitur ini, hanya saja kurang maksimal. Untuk itu, Windows 8 diciptakan sebagai penyempurna layar sentuh Windows 7. Bagi yang tidak memiliki PC dengan fitur layar sentuh, sobat tak perlu khawatir. Sebab, fitur ini bisa dioperasikan pada pada PC biasa dengan bantuan trackpad dari Microsoft untuk bisa mendeteksi sentuhan dari penggunanya.

2. Layar atau Tombol Start

Tidak seperti Windows 7, tombol Start pada Windows 8 tersembunyi. Tombol ini berfungsi mirip dengan layar Home pada Windows Phone dan hanya muncul jika Anda mengarahkan panah mouse atau tetikus ke arah pojok kiri bawah.

3. Fitur Multi Monitor Lebih Baik

Beberapa dari kita ada yang menggunakan lebih dari satu monitor untuk satu PC. Namun, hal ini membutuhkan manajemen desktop yang baik. Kini sobat bisa membuka layar Start pada salah satu monitor dan layar desktop pada monitor yang lainnya. Sobat bahkan juga bisa memiliki background yang berbeda antara satu monitor dengan monitor lainnya.

4. Fitur Charms

Windows 8 memiliki fitur Charms yang belum dipasang di Windows 7. Dengan fitur ini, sobat bisa mengakses menu Search, Share, Device, serta Settings hanya dengan mengarahkan mouse ke arah sebelah kanan layar.

5. Search dan Social Windows 8

Selain fitur Charms, menu Search juga bisa dilakukan di menu Start seperti pada Windows 7. Di Windows 8, sobat dapat dengan mudah dan cepat mengakses jejaring sosial, karena adanya aplikasi Facebook, Twitter, dan Linkedln yang sudah otomatis terdapat di tampilan. Bahkan, sobat bisa menerima langsung notifikasi dari jejaring sosial tersebut.

6. Windows 8 Miliki Device ARM

Jika sebelumnya Windows hanya mendukung PC dengan prosesor AMD atau Intel yang x86-based, kini Windows 8 juga bisa digunakan pada beberapa device yang menggunakan ARM. Hal ini dilakukan untuk bisa bersaing dengan iPad dan tablet Android. Namun, hanya Windows 8 jenis RT (Run Time) saja yang memiliki device ARM ini.

7. Windows Store

Windows Store adalah bagian utama dari Windows 8 yang menyediakan berbagai macam aplikasi, baik yang gratis maupun yang berbayar. Sobat bisa membuka menu Store ini melalui Charms seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika aplikasinya sudah mesti di-update, sobat dapat dengan mudah mengunduhnya, semudah memperbaharui aplikasi pada iOS atau Android.

8. Fitur Cloud Windows 8, ada fitur Cloud di Windows 8

Dengan fitur ini, sobat bisa mensinkronisasi data sobat ke aplikasi Skydrive. Selain itu, sobat juga bisa menyimpan data sobat dari atau ke Skydrive.
Read More

Tuesday, November 6, 2012

Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized "

Oke kali ini saya akan bahas Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized "nah berikut cara Ampuh Mengatasi " USB Device Not Recognized ".Caranya cuku mudah ikuti saja langkah - langkah berikut.

1 . Restart Komputer

Cara ini merupakan cara awal / pertama untuk mengatasi masalah " USB Device Not Recognized ".

2. Melepas Kabel Power Supply ( Baterai Untuk Laptop )

Caranya dengan mematikan komputer kemudian melepas kabel power supply ( listrik ) yang terpasang di komputer . Kemudian tunggu satu atau dua menit dan pasang kembali kabel power supply tersebut .
Kenapa harus mencabut Power Supply? mungkin ini dapat menjelaskan pertanyaan tersebut?
Motherboard adalah tempat semua perangkat keras komputer dihubungkan, termasuk port USB Kadang-kadang motherboard memerlukan "reboot" bisa dikarenakan sesuatu yang salah, yaitu semua port USB kalian tiba-tiba berhenti bekerja. Mikroprosesor kecil pada motherboard akan me reload ulang driver dan USB port komputer akan dapat kembali mengenali semua perangkat.

3. Gunakan System Restore

System Restore bisa diakses melalui Start > Program > Accesories > System Tool > System Restore.

4. Uninstall USB Host Controller


Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized "

Buka Control Panel dan pilih Device Manager. Atau klik kanan My Computer dan pilih Properties, kemudian pilih menu Device Manager. Cara lain ketikkan Devmgmt.msc di meu Run dan klik OK, selanjutnya dari window yang muncul pilih Device Manager
Pilih “Universal Serial Bus Controllers” ( biasanya terletak di bagian paling bawah), dan klik dua kali untuk melihat tampilan seperti berikut:
Klik kanan dari daftar yang ada kata-kata “Host Controller” kemudian pilih Uninstall. Lakukan satu persatu, ingat yang ada kata “Host Controller” saja, kecuali ada masalah dengan port USB lainnya (sesuai dengan di daftar yang ada)
Setelah selesai Restart, maka Windows akan otomatis melakukan installasi ulang driver USB di komputer
Jika setelah restart windows tidak melakukan installasi ulang driver USB, buka kembali Device Manager, dan klik kanan “Universal Serial Bus COntrollers” kemudian klik menu “Scan for hardware changes”. Biasanya langkah diatas bisa mengatasi masalah USB tidak terdeteksi.

5. Gunakan Microsoft Fixlt

Mungkin ini cara yang di rekomendasikan, yaitu dengan menggunakan Tools dari Microsoft yang didesain khusus untuk mengatasi masalah USB yang tidak terdeteksi. Kunjungi halaman Diagnose and fix Windows USB problems automatically, selanjutnya klik tombol Run Now, maka ada di download tools kecil FixIt. Setelah selesai jalankan file tersebut (memerlukan koneksi internet untuk menggunakan program ini, karena akan mengunduh file yang lebih besar dari Microsoft).
Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized "

6. Disable Fasilitas Power Management of The USB Root Hub

Klik Start > Run > Ketik “devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip yah) dan KlikOk.
Tampilkan semua entri pada bagian Universal Serial Bus Controller, kemudian ikuti langkah berikut untuk setiap USB Root Hub yang tersedia.
Klik kanan USB Root Hub > Klik Properties
Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized "

Klik Tab Power Management

Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized "
Hilangkan tanda centang pada pilihan check box “Allow the Computer to turn off this device to save power”, klik Ok.
Itulah dia  Cara Mengatasi " USB Device Not Recognized " semoga bermanfaat.
Read More

Saturday, October 27, 2012

Spesifikasi Windows 7 Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate

Spesifikasi Windows 7 Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate



Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua tahun yang lalu pada tanggal 22 Oktober 2009, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Windows 7 memiliki 6 versi yang sama dengan Windows Vista. Hanya saja ada perbedaan nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional, berikut adalah versi yang dikeluarkan oleh 7 :
  1. Windows 7 Ultimate
  2. Windows 7 Professional
  3. Windows 7 Enterprise
  4. Windows 7 Home Premium
  5. Windows 7 Home Basic
  6. Windows 7 Starter
Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, menggunakan Windows Anytime Upgrade.
Lalu apa perbedaannya? Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7.
Windows 7 Ultimate
Target : Retail market, ketersediaan terbatas.
Fitur Utama (kunci) : semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, Enterprise Search Scopes, boot from VHD dan Virtual Desktop Infrastructure (VDI) enhancements.
Keterbatasan : Volume Licensing.

Windows 7 Enterprise
Target : Pelanggan Bisnis ( volume-licenses).
Fitur Utama (kunci) : BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan : Lisensi Retail.
Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Professional
Target : Pengguna IT menengah keatas.
Fitur Utama (kunci) : Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Keterbatasan : BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Home Premium
Target : Global
Fitur Utama (kunci) : Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Keterbatasan : Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.

Windows 7 Home Basic
Target : Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia.
Fitur Utama (kunci) : Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Keterbatasan : Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.

Windows 7 Starter
Target : Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)
Fitur Utama (kunci) : Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Keterbatasan : tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.
Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM atau Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.
Read More